1. Sebutkan
contoh dan beri penjelasan mengenai standar teknik (minimal 5) dan standar
manajemen (minimal 5) yang relevan dengan Teknik Industri!
Jawab:
a. Standar Teknik adalah serangkaian eksplisit
syarat yang harus dilengkapi oleh bahan, produk atau layanan. Jika bahan,
produk atau jasa gagal melengkapi satu atau lebih dari spesifikasi yang
berlaku, kemungkinan akan disebut sebagai berada di luar spesifikasi. Standar
teknik merupakan jenis sebuah standar yang sering dirujuk oleh suatu kontrak
atau dokumen pengadaan. Standar teknik dapat ditulis oleh instansi pemerintah,
organisasi standar (ASTM, ISO, CEN, dll)asosiasi perdagangan,perusahaan,dan
lain-lain. Beberapa contoh dari standar teknik sebagai berikut.
·
ASME (American Society of Mechanical
Engineer)
Merupakan organisasi non profit yang bergerak di
bidang standarisasi teknik khususnya bidang teknik mesin. Organisasi ini
dikenal untuk menetapkan kode dan standar untuk perangkat mekanis. ASME
melakukan salah satu operasi terbesar di dunia penerbitan teknis melalui ASME
Press, menyelenggarakan konferensi bidang teknis dan mengadakan kursus
pengembangan profesional setiap tahun, dan mensponsori program pendidikan
khususnya bidang teknik.
·
ANSI (American National Standards
Institute)
ANSI memiliki kapasitas sebagai administrator dan
koordinator sistem standarisasi di USA selama lebih dari 90 tahun. Berdiri
sejak tahun 1918, didirikan oleh 5 kelompok engineering dan 3 badan
pemerintahan, sebagai organisasi non profit yang didukung oleh organisasi
pemerintah maupun sektor swasta. ANSI memperkenalkan penggunaan standar
internasional baik untuk sektor bisnis, kebijakan teknis secara nasional dan
internasional.
·
SNI (STANDAR NASIONAL INDONESIA)
Standar Nasional Indonesia
(disingkat
SNI) adalah satu-satunya standar
yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis
dan ditetapkan oleh BSN Agar SNI memperoleh keberterimaan yang luas antara para
stakeholder, maka SNI dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of good practice.
·
ASTM (American Standard Testing and
Material)
ASTM Internasional merupakan organisasi
internasional sukarela yang mengembangkan standardisasi teknik untuk material,
produk, sistem dan jasa. ASTM Internasional yang berpusat di Amerika Serikat.
ASTM merupakan singkatan dari American Society for Testing and Material,
dibentuk pertama kali pada tahun 1898 oleh sekelompokinsinyur dan ilmuwan untuk
mengatasi bahan baku besi pada rel kereta api yang selalu bermasalah. Sekarang
ini, ASTM mempunyai lebih dari 12.000 buah standar. Standar ASTM banyak
digunakan pada negara-negara maju maupun berkembang dalam penelitian akademisi
maupun industri.
·
TEMA (The Tubular Exchanger
Manufacturers Association)
TEMA adalah asosiasi perdagangan dari produsen
terkemuka shell dan penukar panas tabung, yang telah merintis penelitian dan
pengembangan penukar panas selama lebih dari enam puluh tahun. Standar TEMA dan
perangkat lunak telah mencapai penerimaan di seluruh dunia sebagai otoritas
pada desain shell dan tube penukar panas mekanik. TEMA merupakan organisasi
progresif dengan mata ke masa depan. Anggota pasar sadar dan secara aktif
terlibat, pertemuan beberapa kali setahun untuk mendiskusikan tren terkini
dalam desain dan manufaktur. Organisasi internal meliputi berbagai subdivisi
berkomitmen untuk memecahkan masalah teknis dan meningkatkan kinerja peralatan.
Upaya teknis koperasi menciptakan jaringan yang luas untuk pemecahan masalah,
menambah nilai dari desain untuk fabrikasi.
·
JIS (JAPANESE INDUSTRIAL STANDARD)
Standar Industri Jepang (JIS) menentukan standar
yang digunakan untuk kegiatan industri di Jepang. Proses standarisasi
dikoordinasikan oleh Jepang Komite Standar Industri dan dipublikasikan melalui
Asosiasi Standar Jepang. Di era Meiji, perusahaan swasta bertanggung jawab
untuk membuat standar meskipun pemerintah Jepang tidak memiliki standar dan
dokumen spesifikasiuntuk tujuan pengadaan untuk artikel tertentu, seperti
amunisi. Ini diringkas untuk membentuk standar resmi (JES lama) pada tahun
1921. Selama Perang Dunia II, standar disederhanakan didirikan untuk
meningkatkan produksi materiil.
b. Standar
manajemen adalah struktur tugas, prosedur kerja, sistem manajemen dan standar
kerja dalam bidang kelembagaan, usaha serta keuangan. Namun pengertian standar
manajemen akan lebih spesifik jika menjadi standar manajemen mutu, untuk
mendukung standarisasi pada setiap mutu produk yang di hasilkan perusahan maka
hadirlah Organisasi Internasional untuk Standarisasi yaitu Internasional
Organization for Standardization (ISO) berperan sebagai badan penetap standar
internasional yang terdiri dari wakil-wakil badan standarisasi nasional setiap
negara. Beberapa contoh dari standar manajemen sebagai berikut.
·
ISO 9001
ISO
9001 adalah standar internasional yang diakui dunia untuk sertifikasi Sistem
Manajemen Mutu (SMM) dan bersifat global. SMM menyediakan kerangka kerja bagi
perusahaan dan seperangkat prinsip-prinsip dasar dengan pendekatan manajemen
secara nyata dalam aktifitas rutin perusahaan. Sistem ini besifat umum dan
dapat diterapkan untuk berbagai jenis organisasi dan industri. Sistem ini juga
bersifat fleksibel untuk mengarahkan berbagai organisasi dan industri dalam
mencapai efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaannya untuk mencapai kepuasan
pelanggan.
·
ISO 14001 = Standar Lingkungan
ISO 14001 dipelajari oleh berbagai bidang pendidikan
namun tidak “seumum” ISO 9001 yang banyak ditemui di bidang apa saja. Sistem
manajemen ini banyak ditemui pada bidang teknik lingkungan. Selain itu sistem
manajemen ini juga mempunyai kaitan dengan bidang ergonomi (teknik industri)
terutama pada kuliah manajemen limbah industri. Seperti telah disebutkan
sebelumnya bahwa bidang lingkungan hidup atau ekologi dan ergonomi mempunyai
hubungan yang cukup kuat.
·
OHSAS 18001 = Standar Keselamatan dan
Kesehatan
OHSAS 18001 adalah suatu standard internasional
untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat
kerja/perusahaan. Banyak organisasi di berbagai negara telah mengadopsi OHSAS
18001 untuk mendorong penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dengan melaksanakan
prosedur yang mengharuskan organisasi secara konsisten mengidentifikasi dan
mengendalikan resiko bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan di tempat kerja;
serta memperbaiki kinerja dan citra perusahaan.
·
TQM
(Total Quality Management)
TQM adalah strategi manajemen
yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada
semua proses
dalam organisasi.
Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah "suatu pendekatan manajemen untuk suatu
organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua
anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan
pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta
masyarakat."
·
ISO 9000
ISO 9000 adalah
kumpulan standar untuk sistem manajemen mutu (SMM). ISO 9000 yang dirumuskan
oleh TC 176 ISO, yaitu organisasi internasional di bidang standardisasi. ISO 9000 pertama kali dikeluarkan pada
tahun 1987 oleh International Organizational for Standardization Technical Committe (ISO/TC) 176.
ISO/TC inilah yang bertanggungjawab untuk standar-standar sistem manajemen
mutu. ISO/TC 176 menetapkan siklus peninjauan ulang setiap lima tahun, guna
menjamin bahwa standar-standar ISO 9000 akan menjadi up to date dan
relevan untuk organisasi. Revisi terhadap standar ISO 9000 telah dilakukan pada
tahun 1994 dan tahun 2000.
2. Cari
penjelasan/kepanjangan dari istilah/singkatan pada gambar struktur standarisasi
pada materi (WTO, APEC-EU, ASEAN (AEC), BILATERAL, ISO-IEC, ITU-CAC,
EN-DIN-ASTM, ILAC/APLAC, IAF/PAC, BIPM/CIPM, OIML, APMP/APLMF)!
Jawab:
a. WTO
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO, World Trade
Organization) adalah organisasi internasional yang mengawasi
banyak persetujuan yang mendefinisikan "aturan perdagangan" di antara
anggotanya (WTO, 2004a). Didirikan pada 1 Januari untuk
menggantikan GATT, persetujuan untuk meniadakan hambatan perdagangan internasional. Prinsip
dan persetujuan GATT diambil oleh WTO, yang bertugas untuk mendaftar dan
memperluasnya. WTO merupakan pelanjut (ITO, International Trade Organization).
b. APEC
APEC atau
kepanjangannya Asia Pacific Economic Cooperation atau dalam bahasa
Indonesia dikenal sebagai Kerjasama Negara-Negara Asia Pasifik adala forum
ekonomi 21 negara (termasuk Indonesia) di Lingkar Pasifik yang bertujuan untuk
mengukuhkan pertumbuhan ekonomi, mempererat komunitas dan mendorong perdagangan
bebas di seluruh kawasan Asia-Pasifik. APEC didirikan pada tahun 1989 sebagai
tanggapan terhadap pertumbuhan interdependensi ekonomi negara-negara
Asia-Pasifik dan lahirnya blok perdangangan lain di bagian-bagian lain dunia.
c. EU
EU yaitu Uni Eropa adalah organisasi antar-pemerintahan dan supra-nasional, yang
beranggotakan negara-negara Eropa. Sejak 1 Juli 2013 telah memiliki 28 negara
anggota. Persatuan ini didirikan atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni
Eropa (yang lebih dikenal dengan Perjanjian Maastricht) pada 1992. Namun,
banyak aspek dari UE timbul sebelum tanggal tersebut melalui organisasi
sebelumnya, kembali ke tahun 1950-an. Organisasi internasional ini bekerja
melalui gabungan sistem supranasional dan antarpemerintahan.
d.
ASEAN (Association
of Southeast Asian Nations)
Perhimpunan
Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Perbara) atau lebih populer dengan sebutan
Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi
geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang
didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Bangkok oleh
Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
e. BILATERAL
Hubungan
bilateral (bilateral relations atau bilateralism)
adalah jenis hubungan yang melibatkan dua pihak. Biasanya digunakan untuk
menyebut hubungan yang melibatkan hanya dua negara, khususnya suatu hubungan
politik, budaya dan ekonomi di antara 2 Negara. Kebanyakan hubungan
internasional dilakukan secara bilateral. Misalnya perjanjian politik-ekonomi,
pertukaran tumpang, dan kunjungan antar negara. Alternatif dari hubungan
bilateral adalah hubungan multilateral;
yang melibatkan banyak negara, dan unilateral;
ketika satu negara berlaku semaunya sendiri (freewill).
f. ISO-IEC
ISO / IEC 17025
adalah standar kualitas global untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi. Ini
adalah dasar untuk akreditasi dari badan akreditasi. Rilis saat diterbitkan
pada tahun 2005. Ada dua klausa utama dalam ISO / IEC 17025 - Persyaratan
Manajemen dan Persyaratan Teknis. Persyaratan
manajemen yang terkait dengan operasi dan keefektifan sistem
manajemen mutu dalam laboratorium, dan ayat ini memiliki persyaratan yang sama
dengan ISO 9001. Persyaratan teknis
mengatasi kompetensi staf; metodologi pengujian, peralatan dan kualitas, dan
pelaporan hasil pengujian dan kalibrasi.
g. ITU-CAC
Inter (Unión Internacional de Telecomunicaciones) adalah sebuah organisasi internasionalyang didirikan
untuk membakukan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi.
ITU didirikan sebagai International Telegraph Union di Paris. Codex
Alimentarius Commission (CAC), biasanya cukup disebut Codex, merupakan badan
antar pemerintah yang bertugas melaksanakan Joint FAO/WHO Food Standards
Programme (program standar pangan FAO/WHO).
h. EN-DIN-ASTM
ASTM Internasional merupakan organisasi nternasional sukarela yang mengembangkan standardisasi teknik untuk material,
produk, sistem dan jasa. ASTM Internasional yang berpusat di Amerika Serikat. ASTM merupakan singkatan dari American Sosiety for Testing and Material,
dibentuk pertama kali pada tahun 1898
oleh sekelompok insinyur dan ilmuwan untuk mengatasi bahan baku besi
pada rel kereta api yang selalu bermasalah. Sekarang ini, ASTM mempunyai
lebih dari 12.000 buah
standar. Deutsches Institut
für Normung e.V. (DIN; dalam bahasa
Indonesia, Institut Jerman untuk Standardisasi) adalah
organisasi nasional Jerman untuk standardisasi
danadalah negara anggota ISO tubuh
i.
ILAC/APLAC
APLAC adalah
akronim dari Asia Pacific Laboratory Accreditation, yaitu sebuah
organisasi kerjasama bidang akreditasi di kawasan Asia Pasifik. Organisasi ini
bertujuan untuk membangun, mengembangkan, dan memperluas pengaturan-pengaturan
dalam rangka saling pengakuan antar badan akreditasi yang mengakreditasi
laboratorium pengujian dan kalibrasi, lembaga inspeksi, reference material
producers, dan layanan terkait lainnya. APLAC merupakan kerjasama regional
yang telah diakui oleh ILAC ( International
Laboratory Acreditation Cooperation ). Sebagian
anggota penandatangan APLAC Arrangements/ APLAC MRA juga merupakan
anggota dan penandatangan ILAC Arrangements, termasuk Komite
Akreditasi Nasional (KAN) yang mewakili Indonesia.
j.
IAF/PAC
International Accreditation Forum, Inc (IAF) adalah
asosiasi dunia tubuh Penilaian Kesesuaian Akreditasi dan badan-badan lain yang
tertarik penilaian kesesuaian di bidang sistem manajemen, produk, jasa,
personil dan program-program serupa lainnya dari penilaian kesesuaian. Fungsi
utamanya adalah untuk mengembangkan program di seluruh dunia tunggal penilaian
kesesuaian yang mengurangi risiko bisnis dan pelanggan dengan meyakinkan mereka
bahwa sertifikat terakreditasi dapat diandalkan.
k. BIPM/CIPM
Bureau international des poids et mesures (BIPM; International Bureau of Weights and Measures), satu dari
tiga organisasi standar yang dibentuk untuk memelihara Sistem Internasional Satuan (SI) di bawah
peraturan Konvensi Meter. International Committee for Weights and
Measures adalah terjemahan bahasa Inggris untuk Comité international des poids et mesures (CIPM). Tugas utamanya adalah untuk menyakinkan satuan ukur yang
uniform di seluruh dunia, dan komite ini melaksanakannya dengan tindakan
langsung atau dengan mengajukan proposal ke General Conference on Weights abd Measures atau disingkat CGPM, Conférence générale des poids et mesures
l.
OIML
Organisasi Internasional Metrologi Legal (Perancis:
Organisasi Internationale de METROLOGIE Hukum - OIML), adalah sebuah organisasi
antar pemerintah, yang diciptakan pada tahun 1955 dan berbasis di Paris, untuk
mempromosikan harmonisasi global prosedur metrologi legal yang mendukung dan
memfasilitasi perdagangan internasional. harmonisasi seperti memastikan bahwa
sertifikasi alat ukur di satu negara kompatibel dengan sertifikasi di lain,
sehingga memfasilitasi perdagangan alat ukur dan produk yang bergantung pada
alat ukur.
m. APMP/APLMF
Asia-Pacific Legal Metrologi Forum APLMF adalah
pengelompokan otoritas metrologi legal, yang tujuannya adalah pengembangan
metrologi legal dan promosi perdagangan bebas dan terbuka di kawasan melalui
harmonisasi dan penghapusan hambatan teknis atau administratif untuk
perdagangan di lapangan metrologi legal. Sebagai salah satu organisasi regional
yang bekerja dalam hubungan dekat dengan OIML, APLMF mempromosikan komunikasi
dan interaksi antara organisasi metrologi legal dan berusaha harmonisasi
metrologi legal di kawasan Asia Pasifik.
SUMBER:
dian.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../ETIKA+PROFESI+(3).pdf
http://codexindonesia.bsn.go.id/main/submodule_det/1
https://csagboyz.wordpress.com/2016/01/05/standar-teknik-dan-standar-manajemen/
http://checklist-magazine.com/aplac-akreditasi-laboratorium/
https://id.wikipedia.org/wiki/Comit%C3%A9_International_des_Poids_et_Mesures
https://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Telekomunikasi_Internasional
https://id.wikipedia.org/wiki/Bureau_International_des_Poids_et_Mesures
https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_kualitas_total
https://id.wikipedia.org/wiki/ISO_9000
https://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_Perdagangan_Dunia
https://en.wikipedia.org/wiki/International_Accreditation_Forum
https://en.wikipedia.org/wiki/International_Organization_of_Legal_Metrology
https://seftianandriasandi.wordpress.com/2012/03/12/standar-teknik-din/
http://www.berbagireviews.com/2015/10/afta-abd-eu-efta-pengertian-dan.html
http://www.panduanbelajar.web.id/42/kepanjangan-afta-adb-apec-eu-efta-beserta-keterangannya.html
http://www.labrasi.com/2016/09/pengertian-perbedaan-serta-persamaan-diantara-iso-9001-dan-iso-17025.html
http://www.aplmf.org/