Pembahasan tentang Urbanisasi dan
hubungannya dengan kehidupan di perkotaan tidak akan habis-habisnya dibahas,
karena kota dan proses urbanisasi ini sendiri akan terus berlangsung, tanpa
mengenal zaman. Urbanisasi akan terus berlangsung dan terus menyebabkan
permasalahan-permasalahan di lingkungan perkotaan dan berdampak pada
perkembangan kota itu sendiri. Proses urbanisasi
yang telah menjadi sebuah proses rutin yang dilakukan tiap masyarakat Indonesia
akhir-akhir ini menimbulkan suatu permasalahan yang cukup serius. Urbanisasi
yang dilakukan tanpa perencanaan yang sempurna akan terus menimbulkan
permasalahan yang berdampak pada pembangunan dan kehidupan di kota itu sendiri.
Pada umumnya, masyarakat melakukan urbanisasi karena adanya pengaruh yang kuat
dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan
ekonomi, dan lain sebagaimya. Pengaruh-pengaruh tersebut bisa berasal dari
daerah asal (faktor pendorong) maupun daerah tujuan (faktor penarik).
i.
Faktor penarik
terjadinya urbanisasi :
-Kehidupan kota yang
lebih modern dan mewah
- Sarana dan prasarana kota yang lebih lengkap
-Banyaknya lapangan
pekerjaan di kota
-Pendidikan yang jauh
lebih baik dari yang ada di pedesaan.
ii.
Faktor pendorong
terjadinya urbanisasi :
-Lahan pertanian yang semakin sempit
-Merasa kurang cocok dengan budaya tempat asalnya
-Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan didesa
-Terbatasnya sarana dan prasarana yang ada didesa
- Memiliki impian kuat menjadi orang kaya
(dalam http://galihwe.blogspot.com)
Dampak Urbanisasi bagi Kota terdiri dari dampak positif dan dampak negatif. Dampak
positif urbanisasi bagi kota sebagai berikut.
- Kota dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja.
- Semakin banyaknya sumber daya manusia yang berkualitas.
Dampak negatif urbanisasi bagi kota
sebagai berikut.
- Timbulnya pengangguran.
- Munculnya tunawisma dan gubuk-gubuk liar di tengah-tengah kota.
- Meningkatnya kemacetan lalu lintas.
- Meningkatnya kejahatan, pelacuran, perjudian, dan bentuk masalah sosial lainnya.
Dapat diambil kesimpulan bahwa
urbanisasi adalah suatu proses terbentuknya kehidupan perkotaan yang berbeda
dengan kehidupan pedesaan, dalam konteks ekonomi, sosial dan mentalitas
masyarakatnya. Masalah yang timbul umumnya berasal
dari tiap-tiap individu, orang yang melakukan urbanisasi, yang memiliki tujuan
awal datang kekota untuk mencari penghidupan yang layak, tetapi karena tidak
memiliki skill atau kemampuan yang cukup untuk bersaing, maka orang itu
tidak mampu bersaing, dan kemudian menjadi penggangguran dan menimbulkan
kemiskinan, dan akan menimbulkan dampak lainnya. Maka dari itu, proses urbanisasi akan
berdampak baik apabila di lakukan dengan sebuah perencanaan yang baik, sehingga
dampak-dampak buruk yang dapat menghambat perkembangan dan kehidupan di
perkotaan dapat di minimalisir.